Upgrade source (CD/DVD player dll)

April 6, 2011 8:27 pm | SS Editor | Upgrade

Player CD / DVD masa kini umumnya sudah sangat bagus (asal saja jangan produk kacangan) sehingga sulit untuk dibedakan kwalitas suaranya. Harga DVD player jauh lebih murah dibanding dengan CDP, apalagi CDP kelas audiophile. Tidak salah kalau budget terbatas pakai saja DVD player.

Akhir-akhir ini lagi ramai juga audio hobbyist membahas DAC (digital to analog converter), yaitu modul yang pasti ada dalam setiap source digital seperti CD/DVD/MP3/komputer/dsb. Muncul produk baru DAC unit tersendiri (stand alone) yang konon katanya bisa menghasilkan suara yang lebih bagus dibandingkan DAC standard pabrik yang tertanam didalam CD/DVD player. Jika upaya pemasaran upgrade DAC unit ini berhasil, bisa dibayangkan berapa banyak peluang bisnis mengingat didunia ada puluhan atau ratusan juta alat digital source yang memerlukan DAC. Pada prakteknya, upgrade DAC ini tidak akan memberi perbedaan/perbaikan signifikan. Sukar dideteksi jika melalui loudspeaker, lebih mudah jika memakai headphone.

Yang penting juga, adalah memilih music source dengan mutu rekaman yang bagus untuk menguji audio system anda. Saat ini dipasaran tersedia CD dengan mutu rekaman mulai dari yang ‘asbun’ sampai yang kualitas rekamannya super bagus. Rekaman tahun-tahun terakhir dari Timur (Hongkong) sudah bagus sekali sehingga bisa menyaingi atau bahkan lebih bagus dari rekaman Barat. Dengan SS anda bisa membedakan mutu rekaman yang bagus dan yang kurang, yang ‘nyampur’ sehingga bayangan stereo kabur, yang bagus 3 dimensi sehingga seolah mereka main didepan kita, yang ‘kotor’ banyak noise nya, yang jernih bening sangat transparan, microphone terlalu dekat, suara digital yang tipis/kering, suara analog yang warm dan tebal, terlalu banyak reverb, dll.

Musik sebelum tahun 2000an direkam dengan teknologi saat itu yang menurut ukuran sekarang sangat ketinggalan. Maka kita bisa sangat menikmati lagu-lagu Beatles, Bee Gees, ABBA, Queen, Michael Jackson, dsb tetapi jangan berharap pada mutu rekaman yang bagus. Bahkan music pop sekarangpun mutu rekaman nya masih banyak yang kurang bagus seperti Il Divo, Josh Groban, Liona Lewis, dsb. Justru rekaman music mandarin seperti Yao Si Ting malah lebih bagus.

Jauh berbeda dengan zaman orangtua nya yang masih memakai system analog seperti piringan hitam, reel magnetic tape, cassette, dll;  anak muda masa kini umumnya memakai media digital sebagai source, yang disimpan ringkas dan kecil dalam hardisc/card/usb/dsb. Dengan memakai kompresi agar bisa menghemat memori tanpa kehilangan kualitas musik. Sistem kompresi paling populer adalah MP3, mulai dari yang ‘irit’: MP3 96kbps, sampai yang ‘menengah’: MP3 192 kbps atau 384kbps. Ada juga system penyimpanan tanpa kehilangan data (lossless) seperti wav, flac, dll.


Artikel terkait