Upgrade power amplifier SS

April 6, 2011 8:26 pm | SS Editor | Upgrade

Penggemar audio yang pernah “mencicipi” amplifier berkekuatan diatas 100 watt/channel, bisa ter-racun-i dengan kenikmatan audio yang dialaminya sewaktu memakai ampli bertenaga besar: transient yg sangat gesit, dinamika musik sangat terasa, berotot dalam mengeluarkan hentakan bass, dan tentu saja bisa digeber tanpa ngos-ngosan sampai memuaskan telinganya disaat diperlukan.  Rasanya seperti mengendarai Toyota Avanza dan mengendarai Toyota Landcruiser.

Memang disitulah bedanya amplifier daya kecil – menengah (dibawah 100 watt/channel) dengan amplifier daya besar (diatas 100 watt/channel). Namun perbedaan ini sukar terdeteksi jika mendengar sendiri-sendiri: pada listening  volume yang sama, ampli gainclone 20watt vs 50watt vs 100watt vs 300watt akan terdengar sama persis. Barulah jika dilakukan tes A-B kita bisa mendengar perbedaannya yaitu pada dinamika musik dan kegesitan transient.

Salah satu power amplifier kelas atas dan top didunia, Jeff Rowland, memakai IC yang sama dengan yang dipakai SS: gainclone LM 3886. Hanya saja jumlahnya 6 buah per channel (output 300watt rms @ 8ohm atau 500watt @ 4ohm). Mereka memakai multi IC ini untuk mencapai power yang kuat dan transient yang super gesit dan dinamika yang super lebar. Tidak mudah mengkloning multi IC ini karena dibutuhkan IC yang matched, bukan sembarang IC langsung tancep saja, disamping komponen pendukung (resistor, condensator, power supply) yang toleransinya extra ketat.


Artikel terkait